Counter
Strike: Global Offensive mampu menampilkan kesan yang kuat bahwa ia
tetap menjadi seri CS klasik yang selama ini kita kenal, walaupun datang
dengan tampilan yang jauh berbeda.
Mengapa kita tidak
membicarakan plot tentang game yang satu ini seperti review-review game
lain yang sempat dirilis oleh Jagat Play di masa lalu? Karena pada
dasarnya, Valve tidak memuat mode single player dengan basis cerita
untuk Counter Strike: Global Offensive (CS: GO) sama sekali. Ia
dihadirkan sebagai sebuah game MMOFPS, yang lebih berfokus pada
pengalaman multiplayer yang kompetitif. Mekanisme gameplaynya sendiri
tidak banyak berbeda dibandingkan seri-seri Counter Strike sebelumnya,
dimana Anda akan berperan sebagai Counter-Terrorist maupun Terrorist
dan terlibat dalam sebuah perang epik untuk memastikan kemenangan kubu
masing-masing. Map yang disediakan juga masih akan datang dengan misi
uniknya masing-masing, walaupun sebagian besar berkisar seputar bomb
detonation dan hostage rescue.Satu yang unik dari CS: GO, terlepas dari tampilannya yang kini berubah jauh lebih baik, ia masih memancarkan aura CS klasik yang begitu kental. Jika Anda pernah memainkan seri CS di masa lalu, maka Anda akan langsung mendapatkan perasaan familiar yang begitu kental ketika memainkan seri terbaru ini. Apa sebab? Kehadiran beberapa map ikonik di masa lalu mungkin menjadi salah satu elemen yang akan meninggalkan kesan pertama tersebut kepada Anda. Map-map klasik seperti Dust, Dust 2, Italy, Inferno, Train, hingga Aztec dihadirkan dengan bentuk rancang yang masih sama, seperti yang sudah kita kenal. Walaupun demikian, bukan berarti Valve tidak memodifikasi peta-peta ini sama sekali. Beberapa map mendapatkan perombakan yang cukup signfikan dengan penambahan jalur ekstra untuk memastikan pertempuran yang lebih seimbang dan dinamis antara para CT dan Teror. Beberapa elemen sederhana seperti kotak / drum yang biasa digunakan untuk melakukan cover dan camping kini digeser, dihapus, dan ditambahkan. Namun pada dasarnya, map-map ini tetaplah menjadi map pertempuran ikonik yang sudah lama Anda kenal.
Minimum System Requirement
CPU:
Intel® Core™ 2 Duo E6600 or AMD Phenom™ X3 8750 processor or better
RAM:
1GB XP / 2GB Vista
GPU:
Video card must be 256 MB or more and should be a DirectX 9-compatible with support for Pixel Shader 3.0
DX:
DirectX 9.0c
OS:
Windows® 7/Vista/XP
Store:
At least 7.6GB of Space
Note: Mac System Requirements: OS: MacOS X 10.6.6 or higher Processor: Intel Core Duo Processor (2GHz or better) Memory: 2GB RAM Hard Disk Space: At least 7.6GB of Space Video Card: ATI Radeon HD 2400 or better / NVidia 8600M or better




No comments:
Post a Comment